Wujudkan Usaha Berkelanjutan, Dosen Prodi MD Gelar Pelatihan Pencatatan Keuangan Berbasis Syariah

KULON PROGO — Dosen Program Studi Manajemen Dakwah (MD) UIN Sunan Kalijaga melaksanakan kegiatan Participatory Action Research (PAR) dalam bentuk Pelatihan Pencatatan Keuangan Sederhana Berbasis Syariah untuk Mewujudkan Usaha yang Berkelanjutan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Padukuhan Banjaran, Kalurahan Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan yang dimulai pada 28 Juli 2026 ini dipimpin oleh Dr. Wulan Suci Rachmadani, M.Si., bersama tim dosen dan mahasiswa. Pelaksanaan kegiatan dilakukan bekerja sama dengan Pemerintah Kalurahan Giripurwo sebagai mitra dalam proses pemberdayaan masyarakat dan penguatan kapasitas pelaku UMKM di wilayah setempat.

UMKM memiliki peran penting dalam menopang perekonomian Indonesia. Namun, di tingkat masyarakat, pelaku usaha masih menghadapi berbagai persoalan mendasar dalam pengelolaan usaha. Salah satu persoalan yang ditemukan di Padukuhan Banjaran adalah rendahnya akuntabilitas keuangan, terutama karena masih bercampurnya keuangan pribadi dengan keuangan usaha serta belum adanya sistem pencatatan transaksi yang sederhana dan teratur.

Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan pelaku usaha dalam mengetahui kondisi keuangan bisnis secara riil, tetapi juga dapat menjadi hambatan dalam memperoleh akses permodalan dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan PAR ini diarahkan untuk memberikan solusi praktis yang dapat diterapkan sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan pelaku usaha setempat.

Pelatihan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan pelaku UMKM sebagai subjek aktif dalam proses pemberdayaan. Pendekatan tersebut dipadukan dengan metode penyuluhan, pelatihan interaktif, dan pendampingan secara langsung, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan pencatatan keuangan berdasarkan kondisi usaha masing-masing.

Materi pelatihan difokuskan pada pemisahan keuangan pribadi dan keuangan usaha, pencatatan transaksi harian, serta penerapan prinsip pembukuan sederhana berbasis syariah. Peserta diarahkan untuk memahami bahwa pencatatan keuangan bukan sekadar aktivitas administratif, melainkan bagian penting dari tata kelola usaha yang sehat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam perspektif Islam, pengelolaan keuangan usaha juga ditekankan pada nilai kejujuran, amanah, transparansi, keadilan, dan tanggung jawab. Prinsip-prinsip tersebut menjadi fondasi dalam membangun praktik bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan keberkahan dan keberlanjutan usaha.

Melalui praktik dan pendampingan, peserta dilatih untuk mulai melakukan pencatatan secara mandiri, termasuk mengidentifikasi pemasukan dan pengeluaran serta memisahkan transaksi usaha dari kebutuhan pribadi. Model pencatatan yang sederhana diharapkan dapat menghilangkan anggapan bahwa pembukuan merupakan sesuatu yang rumit dan hanya diperlukan oleh perusahaan berskala besar.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan teknis peserta dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, mencatat transaksi harian, serta menerapkan prinsip pembukuan sederhana secara mandiri. Perubahan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun tata kelola UMKM yang lebih akuntabel dan transparan.

Program Studi MD memandang penguatan kapasitas ekonomi masyarakat sebagai bagian penting dari implementasi keilmuan manajemen dakwah, khususnya manajemen lembaga keuangan Islam. Melalui kegiatan PAR ini, dosen dan mahasiswa tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga terlibat bersama masyarakat dalam menemukan persoalan dan membangun solusi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM di Padukuhan Banjaran semakin mampu mengelola keuangan usahanya secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab. Pengelolaan keuangan yang lebih akuntabel diharapkan pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing, akses permodalan, dan keberlanjutan usaha masyarakat di Kalurahan Giripurwo.