Reviu Kurikulum Berbasis OBE dan Koordinasi Program Kerja, Prodi MD Siapkan Langkah Strategis Sambut T.A. 2026–2027
YOGYAKARTA — Program Studi Manajemen Dakwah (MD) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar kegiatan Reviu Kurilulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Selain mengevaluasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pertemuan yang diselenggarakan pada hari Kamis, 30 Juli 2026 ini sekaligus menjadi rapat koordinasi program. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh dosen Prodi MD ini menjadi momentum evaluasi pelaksanaan pembelajaran semester sebelumnya sekaligus penyusunan strategi pengembangan program studi untuk menyambut Tahun Ajaran 2026–2027.
Reviu RPS OBE dilakukan untuk memastikan setiap mata kuliah memiliki keselarasan antara capaian pembelajaran lulusan (CPL), capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), strategi pembelajaran, metode asesmen, serta luaran yang diharapkan sesuai dengan pendekatan Outcome-Based Education. Hasil reviu ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus mendukung pencapaian standar akademik yang semakin adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Selain melakukan evaluasi akademik, rapat juga membahas berbagai program strategis Prodi MD yang akan dilaksanakan pada Tahun Ajaran 2026–2027. Program-program tersebut mencakup kegiatan yang didanai melalui RKAKL maupun berbagai inisiatif non-RKAKL, mulai dari penguatan tridarma perguruan tinggi, pengembangan kurikulum, peningkatan kerja sama, internasionalisasi program studi, hingga kegiatan kemahasiswaan dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Program Studi Manajemen Dakwah, Munif Solihan, S.Sos.I., MPA., yang memimpin langsung jalannya rapat, menegaskan bahwa perencanaan yang matang menjadi fondasi penting dalam menjaga mutu akademik sekaligus memperkuat daya saing program studi."Reviu RPS OBE bukan sekadar evaluasi administrasi pembelajaran, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk memastikan setiap mata kuliah benar-benar berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa. Melalui koordinasi ini, kami juga menyusun langkah-langkah strategis agar seluruh program, baik yang didukung RKAKL maupun non-RKAKL, dapat berjalan secara terarah, sinergis, dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan Prodi Manajemen Dakwah pada Tahun Ajaran 2026–2027," ujar Munif Solihan.
Melalui kegiatan ini, Prodi MD berharap seluruh dosen memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis OBE serta menjalankan berbagai program kerja secara kolaboratif. Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas tata kelola akademik dan mendukung terwujudnya visi Prodi MD sebagai pusat riset unggul yang berdampak bagi pengembangan keilmuan dan kesejahteraan masyarakat.