Tekankan Global Mindset dan Islamic Values, Prodi MD Selenggarakan Pembekalan Praktikum Profesi Angkatan 2023
YOGYAKARTA — Pada 16 September 2026, Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Pembekalan Praktikum Profesi bagi Mahasiswa MD Angkatan 2023. Kegiatan ini mengusung tema “Global Mindset, Islamic Values: Memperkuat Daya Saing Internasional di Era Digital” sebagai bagian dari persiapan mahasiswa sebelum melaksanakan Praktikum Profesi di berbagai instansi dan lembaga mitra. Pembekalan tersebut diarahkan untuk mempersiapkan mahasiswa agar tidak hanya memiliki kesiapan teknis sesuai bidang peminatan, tetapi juga mampu membangun wawasan global, menunjukkan perilaku profesional, serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam memasuki dunia kerja.
Ketua Panitia Praktikum Profesi, Aris Risdiana, M.M., dalam sambutannya menekankan bahwa kedisiplinan, khususnya ketepatan waktu, merupakan bagian penting dari kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional. Menurutnya, Praktikum Profesi harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkuat kompetensi sesuai dengan bidang peminatan yang telah ditempuh. Mahasiswa dengan konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), Manajemen Lembaga Keuangan Islam (MLKI), serta Manajemen Haji dan Umrah (MHU) diharapkan dapat memilih dan menjalani praktik pada bidang yang relevan dengan kompetensinya. Dengan kesesuaian tersebut, mahasiswa dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di ruang kuliah sekaligus memperkuat keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.
Ketua Panitia juga menekankan pentingnya penguatan keterampilan teknis dan nonteknis. Mahasiswa MLKI, misalnya, perlu memiliki kemampuan dalam mengoperasikan komputer, laptop, serta berbagai aplikasi dan tools yang mendukung pekerjaan di bidang keuangan. Sementara mahasiswa bidang SDM perlu memperkuat kemampuan public speaking, komunikasi, dan unggah-ungguh. Adapun mahasiswa MHU telah memiliki bekal praktik melalui pengalaman mengikuti kegiatan manasik yang sebelumnya telah dilakukan. Adapun Ketua Program Studi MD, Munif Solikhan, M.P.A., menjelaskan bahwa tema “Global Mindset, Islamic Values” dipilih untuk merespons tuntutan dunia profesional yang semakin terbuka dan terhubung secara global. Mahasiswa perlu memiliki wawasan yang luas serta kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja yang beragam. Menurut Kaprodi MD, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga selama ini dikenal memiliki kinerja yang baik, baik dari hasil pekerjaan maupun cara membawa diri dan berkomunikasi. Hal tersebut perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan selama mahasiswa menjalani Praktikum Profesi. “Di mana pun menempati tempat praktik, baik pemerintah maupun lembaga swasta, tetap jaga almamater,” pesannya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk memperhatikan pembawaan diri, baik secara fisik maupun nonfisik. Cara berpakaian, kerapian rambut, komunikasi, etika, serta kedisiplinan merupakan bagian dari profesionalisme yang perlu dijaga. Mahasiswa juga diingatkan untuk tidak datang dan meninggalkan tempat praktik secara sembarangan serta senantiasa mengikuti aturan yang berlaku di lembaga tempat praktik. Selain itu, mahasiswa diminta membaca dan memahami buku panduan Praktikum Profesi, termasuk ketika mengajukan tempat praktik. Profil Program Studi Manajemen Dakwah dan konsentrasi yang ditempuh perlu dijelaskan secara tepat sehingga penempatan praktik dapat disesuaikan dengan bidang peminatan mahasiswa.
Untuk mendukung proses pengawasan dan pendampingan, mahasiswa disarankan membentuk kelompok yang terdiri atas sekitar lima orang. Sementara dalam penyusunan laporan, mahasiswa perlu melakukan konsultasi dan bimbingan dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Kaprodi juga mengingatkan mahasiswa agar memperhatikan keselamatan selama perjalanan menuju lokasi praktik, khususnya bagi mahasiswa yang memiliki lokasi praktik cukup jauh atau harus berangkat pada pagi hari.
Pembekalan menghadirkan Umi Rif’atus, S.Sos. sebagai narasumber, Talent Acquisition pada JayJay International School yang bekerja sama dengan perusahaan asal Rusia. Kehadiran praktisi tersebut memberikan perspektif mengenai dunia kerja internasional, khususnya terkait negosiasi, komunikasi, dan perilaku profesional yang perlu diperhatikan mahasiswa ketika menjalani praktik di lapangan. Dalam sesi pembekalan, Umi Rif’atus, S.Sos. mengajak mahasiswa untuk memandang Praktikum Profesi sebagai kesempatan untuk mengenali diri sekaligus menguji kesiapan menghadapi dunia profesional. Menurutnya, karier tidak terbatas pada bekerja di kantor atau menjadi karyawan, tetapi memiliki beragam bentuk dan jalur.
Karena itu, mahasiswa perlu memiliki self-awareness sebelum dan selama menjalani praktikum. Mengenali diri dapat membantu seseorang mengambil keputusan yang tepat, memahami kondisi dan batas kemampuan, serta membangun kepercayaan diri. Proses tersebut juga membutuhkan self-acceptance, yakni kemampuan untuk menerima kelebihan dan kekurangan diri secara jujur serta terbuka terhadap masukan dan umpan balik.
Umi menyampaikan beberapa cara untuk mengenali diri, antara lain melalui eksplorasi dan eksperimen, refleksi internal, perspektif eksternal, serta journaling. Praktikum dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk mencoba hal-hal baru, mengenali pola kerja yang sesuai, memahami lingkungan yang membuat nyaman maupun yang menguras energi, serta mengevaluasi perkembangan diri. Menurutnya, apabila mahasiswa menemukan bahwa suatu bidang atau lingkungan kerja tidak sesuai dengan dirinya, hal tersebut tidak selalu berarti kegagalan. Pengalaman tersebut justru dapat menjadi pembelajaran untuk memahami minat, kemampuan, dan arah pengembangan karier ke depan.
Untuk membantu mahasiswa memaksimalkan pengalaman selama Praktikum Profesi, Umi memperkenalkan konsep 5P, yaitu Probe, Practice, Portfolio, People, dan Perspective. Probe berarti menjadikan praktikum sebagai kesempatan untuk menguji diri dan mengenali potensi. Practice berarti mempraktikkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Portfolio berarti membangun bukti atau evidence atas pengalaman dan capaian yang diperoleh. People menekankan pentingnya membangun jejaring dan mengenal orang-orang baru. Sementara Perspective berarti memperluas cara pandang melalui interaksi dan pengalaman dengan berbagai pihak.
Dengan konsep tersebut, Praktikum Profesi diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi proses membangun pengalaman, kompetensi, portofolio, jejaring, dan perspektif yang berguna bagi pengembangan karier mahasiswa. Dalam konteks tema pembekalan, Umi menegaskan bahwa global mindset tidak semata-mata berkaitan dengan memiliki paspor, bekerja di luar negeri, atau berinteraksi dengan perusahaan internasional. Global mindset lebih berkaitan dengan cara seseorang melihat dunia, belajar dari pengalaman, dan memahami berbagai perspektif secara lebih luas tanpa terhalang batas geografis.
Wawasan global tersebut perlu berjalan beriringan dengan Islamic values sebagai kompas dalam menjalani kehidupan profesional. Nilai amanah, siddiq, dan ihsan menjadi prinsip yang dapat menjadi pegangan mahasiswa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Nilai ihsan, misalnya, mendorong seseorang untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan berintegritas karena merasa selalu berada dalam pengawasan Allah, bukan semata-mata karena adanya pengawasan dari atasan atau manajer. Nilai-nilai tersebut juga mendorong mahasiswa untuk terbuka terhadap feedback dan menjadikannya sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan diri.
Melalui pembekalan ini, mahasiswa MD Angkatan 2023 diharapkan memiliki kesiapan yang lebih utuh dalam menjalani Praktikum Profesi, baik dari aspek kompetensi, profesionalisme, wawasan global, maupun karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Dengan demikian, Praktikum Profesi menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk menghubungkan ilmu dengan pengalaman, menguji dan mengembangkan kompetensi, membangun jejaring profesional, memperluas perspektif, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja di era digital dan global.